Kode Etik

By Admin SPI 22 Mei 2020, 15:06:53 WIB

Hasil kerja SPI antara lain ditentukan oleh merupakan hasil diskusi antara Ketua, Sekeretaris dan anggota SPI. Untuk keperluan ini maka perlu disyaratkan suatu kode etik yang mengatur perilaku dan kepatuhan Ketua, sekretaris dan anggota SPI dengan mengikuti tuntunan peraturan perundang-undangan. Kode etik ini mengatur prinsip dasar perilaku yang dalam pelaksanaannya memerlukan kesungguhan dan keseksamaan dari pengawas. Pelanggaran terhadap kode etik ini dapat mengakibatkan Ketua, sekretaris dan anggota SPI mendapat sanksi mulai dari peringatan hingga pemberhentian dari tugas Ketua, sekretaris dan anggota SPI.

Ketua, sekretaris dan anggota SPI harus memegang teguh, mematuhi dan melaksanakan Kode Etik sebagai berikut:

  1. Jujur, obyektif dan cermat dalam pengawasan,
  2. Memiliki integritas dan loyalitas tinggi,
  3. Menghindari perbuatan yang merugikan atau patut diduga dapat merugikan Untirta,
  4. Menghindari aktivitas yang bertentangan dengan kepentingan Untirta,
  5. Menghindari situasi dan kondisi yang mengakibatkan tidak dapat melakukan tugas dan kewajiban secara obyektif.
  6. Tidak menerima janji, imbalan dan/atau apapun dari pihak manapun yang terkait langsung atau tidak langsung dengan pengawasan.
  7. Tidak memanfaatkan data dan informasi yang diperoleh untuk kepentingan atau keuntungan pribadi.
  8. Tidak menimbulkan atau patut diduga dapat menimbulkan kerugian bagi Untirta dengan alasan apapun.
  9. Melaporkan semua hasil pengawasan dan/atau audit kepada Rektor dengan mengungkapkan kebenaran dan tidak menyembunyikan hal yang dapat merugikan Untirta dan/atau dapat melanggar hukum.
  10. Mematuhi sepenuhnya standar profesi auditor internal, kebijakan Rektor dan peraturan perundangan.